Rabu, 09 Mei 2012

Tugas Individu Pembelajaran Menulis


SOAL
1. Identifikasilah:
    a) ciri-ciri guru yang baik;
    b) ciri-ciri guru yang hebat.

2. Jika diwajibkan memilih, apakah Anda akan berupaya untuk menjadi 
    "guru yang baik" ataukah ingin menjadi "guru yang hebat"? Mengapa 
    demikian? Tulislah minimal tiga alasan yang mendasari pilihan Anda itu.

3. Bagaimanakah profil ideal guru Bahasa Indonesia di era globalisasi ini?
    Jelaskanlah menurut sudut pandang Anda masing-masing.

4. Adakah manfaat yang Anda peroleh setelah membaca wacana itu?
    Jika ada, tulislah semua manfaat yang dapat Anda petik darinya.


JAWABAN

1.    a). Ciri-ciri Guru yang Baik
·         Selalu punya energi untuk siswanya, seorang guru yang baik menaruh perhatian pada siswa di setiap percakapan atau diskusi dengan mereka. Guru yang baik juga punya kemampuam mendengar dengan seksama.
·         Punya tujuan jelas untuk Pelajaran, seorang guru yang baik menetapkan tujuan yang jelas untuk setiap pelajaran dan bekerja untuk memenuhi tujuan tertentu dalam setiap kelas.
·         Punya keterampilan mendisiplinkan yang efektif, seorang guru yang baik memiliki keterampilan disiplin yang efektif sehingga bisa  mempromosikan perubahan perilaku positif di dalam kelas.
·         Punya keterampilan manajemen kelas yang baik, seorang guru yang baik memiliki keterampilan manajemen kelas yang baik dan dapat memastikan perilaku siswa yang baik, saat siswa belajar dan bekerja sama secara efektif,  membiasakan menanamkan rasa hormat kepada seluruh komponen didalam kelas.
·         Bisa berkomunikasi dengan Baik Orang Tua, seorang guru yang baik menjaga komunikasi terbuka dengan orang tua dan membuat mereka selalu update informasi tentang apa yang sedang terjadi di dalam kelas dalam hal kurikulum, disiplin, dan isu lainnya. Mereka membuat diri mereka selalu bersedia memenuhi  panggilan telepon, rapat, email dan sekarang, twitter.
·         Punya harapan yang tinggi pada siswanya, seorang guru yang baik memiliki harapan yang tinggi dari siswa dan mendorong semua siswa dikelasnya untuk selalu bekerja dan mengerahkan potensi terbaik mereka.
·         Pengetahuan tentang Kurikulum, seorang guru yang baik memiliki pengetahuan mendalam tentang kurikulum sekolah dan standar-standar lainnya. Mereka dengan sekuat tenaga  memastikan pengajaran mereka memenuhi standar-standar itu.
·         Pengetahuan tentang subyek yang diajarkan, hal ini mungkin sudah jelas, tetapi kadang-kadang diabaikan. Seorang guru yang baik memiliki pengetahuan yang luar biasa dan antusiasme untuk subyek yang mereka ajarkan. Mereka siap untuk menjawab pertanyaan dan menyimpan bahan menarik bagi para siswa, bahkan bekerja sama dengan bidang studi lain demi pembelajaran yang kolaboratif.
·         Selalu memberikan yang terbaik  untuk Anak-anak dan proses Pengajaran Seorang guru yang baik bergairah mengajar dan bekerja dengan anak-anak. Mereka gembira bisa mempengaruhi siswa dalam kehidupan  mereka dan memahami dampak atau pengaruh yang mereka miliki dalam kehidupan siswanya, sekarang dan nanti ketika siswanya sudah beranjak dewasa.
·         Punya hubungan yang berkualitas dengan Siswa, seorang guru yang baik mengembangkan hubungan yang kuat dan saling hormat menghormati dengan siswa dan membangun hubungan yang dapat dipercaya.
b). Ciri-ciri guru yang hebat.
·      Ucapan dan intonasinya jelas dan mudah dipahami. Siswa langsung menyerap makna dari ucapan guru tanpa harus berpikir lama dan berputar-putar. Ucapan guru tersistem, mantap, dan berterima dengan kejiwaan siswa.
·      Bobot keilmuannya sangat dalam dan luas. Sehari-hari, guru hebat mengikuti perkembangan zaman untuk memupuk keluasan keilmuannya. Tren zaman dapat cepat dimaknai oleh guru lalu diolah dengan bahasa guru untuk disajikan ke siswanya.
·      Orangnya lugas dan sederhana. Karena yang dihadapi adalah siswa bukan orang dewasa, guru hebat selalu menyampaikan keilmuannya dengan lugas dan mudah diterima siswanya.
·      Bersahabat dan peduli. Guru biasa selalu mengambil jarak dengan siswa karena menurutnya wibawa guru akan terbangun. Namun, tidak untuk guru hebat. Guru hebat bersahabat dengan siswanya sehingga terbangun kedekatan yang akan mempermudah berkomunikasi. Wibawa justru dibangun dari persahabatan antara siswa dengan guru.
·      Kaya metode dan media. Guru hebat teramat paham kalau siswa itu mudah jenuh, dinamis, dan kreatif. Menurutnya, mengajar harus menyenangkan, dinamis, dan kreatif. Jalan yang harus ditempuh adalah menerapkan pembelajaran dengan multimetode dan multimedia yang sesuai dengan keinginan siswa.

2.    Jika saya diwajibkan untuk memilih, saya memilih guru yang hebat karena :
·         Seorang guru yang hebat adalah guru yang mampu memberikan inspirasi untuk siswa berkembang dengan kreatif dan motifatif, serta mampu membawa siswa agar tidak jenuh dalam menerima pelajaran dan bisa mengembangkan suasana di dalam kelas supaya lebih kondusif dan menyenangkan.
·         Seorang guru yang hebat bisa bekerja sama dengan muridnya dalam mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan, dengan cara bisa menjadi seorang teman, orang tua, bahkan menjadi lebih dekat dari pada itu untuk mencapai tujuan pembelajaran.
·         Seorang guru yang hebat adalah guru yang dapat menjadikan siswa pintar secara kognitif, membangun kecerdasan efektifnya dengan baikdan membentuk landasan  psikomotornya dengan baik.
·         Guru yang hebat adalah guru yang selalu berpikir tentang kemajuan siswa, bekerja tanpa rasa leleh dengan ikhlas, merindukan siswa dengan dunianya, dan menjadi panutan bagi siswanya.

3.        Profil ideal guru bahasa Indonesia di era globalisasi
  • Profil ideal guru bahasa Indonesia di era globalisasi ini adalah sosok penampilan guru yang ditandai dengan keunggulan dalam nasionalisme dan jiwa juang, keimanan dan ketakwaan, penguasaan iptek, etos kerja dan disiplin, profesionalisme, kerjasama dan belajar dengan berbagai disiplin, wawasan masa depan, kepastian karir, dan kesejahteraan lahir batin. Dalam penguasaan iptek disini seorang guru mampu memberikan conto atau teladan bagi siswa dengan banyak menulis diacoun-acoun yang berupa karya tulis akan dibaca oleh banyak orang dan dapat juga dimanfaatkan oleh orang lain sebagai sumber bacaan. Pada era tersebut dalam melaksanakan profesinya, guru dituntut lebih meningkatkan profesionalitasnya. Apabila tidak bisa mengimbanginya tentu perkembangan jaman akan melindas dengan kejamnya.
·           Profil guru bahasa Idonesia yang profesional di era globalisasi, yaitu;
1) memiliki kepribadi-an yang matang dan berkembang.
2) penguasaan ilmu yang kuat.
3) keterampilan untuk mem-bangkitkan peserta didik kepada sains dan teknologi.
4) pengembangan profesi secara berkesinambungan.(Arifin).
Bahwa pemenuhan persyaratan guru profesional akan mengubah peran guru yang semula sebagai orator yang verbalistis menjadi berkekuatan dinamis dalam menciptakan suatu suasana dan lingkungan belajar yang inovatif. Dalam rangka peningkatan mutu pendidikan, guru memiliki multi fungsi yaitu sebagai fasilitator, motivator, informator, komunikator, transformator, change agent, inovator, konselor, evaluator, dan administrator. Berdasarkan pendapat Semiawan tersebut tampak bahwa sikap profesionalisme guru di era globalisasi merupakan kompetensi guru di era globalisasi. (Semiawan:1999).
4.    Banyak manfaat yang dapat saya petik dari penjelsan di atas antara lain:
·      Seorang guru yang baik dan hebat dalam pendidikan harus mampu berperan sebagai pendidik, pengajar, pembimbing, pelatih, penasehat, pembaharu, model dan teladan pribadi, peneliti, mendorong kreativitas, pembangkit pandangan, pekerja rutin, pemindah kemah,  pembawa cerita, aktor, emansipator, evaluator, penga-wet, dan kulminator. (Pullias dan Young, Manan, Yelon dan Weinstein dalam Mulyadi (2005)).
·      Paradigma baru pembelajaran pada era globalisasi memberikan tantangan yang besar bagi guru untuk lebih meningkatkan profesionalitasnya, dalam menguasai iptek dan mampu menerapkan langsung pada siswanya.
·      Guru yang profesional pada dasarnya ditentukan oleh attitutnya yang berarti pada tataran kematangan yang mempersyaratkan keinginan dan kemampuan, baik secara intelektual maupun kondisi fisik yang prima. Dengan demikian diperlukan alat untuk melahirkan profil guru yang dibutuhkan pada era globalisasi. Alat ukur tersebut adalah sertifikasi kompetensi guru melalui uji kompetensi yang mencakup kepribadian, kemampuan mengajar, dan keterampilan mengajar. Uji kompetensi guru ini perlu dilakukan secara kontinu untuk mengetahui perkembangan profesionalisme guru. Dengan demikian hasil uji kompetensi guru tersebut dapat digunakan setiap saat, baik untuk kenaikan jabatan, penempatan, maupun pemberian penghargaan bagi guru.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar